Navigasi

Minggu, 14 Agustus 2011

Asal Mula Website

Untuk postingan pertama di blog ini saya isi dengan bahasan bagaimana awal mula website itu ada di Internet. Tentu selama ini Anda sebagai pengguna Internet sudah tahu bagaimana menggunakan fasilitas-fasilitas yang ada di internet. Nah, mungkin Anda ingin memiliki sebuah situs atau website di samudera Internet yang sangat luas ini tapi Anda masih belum tahu bagaimana cara memulainya atau mungkin Anda sudah tahu cara membuat website tapi masih belum tahu konsep dasar dari website ada di Internet.

Website, situs, blog, dan sebutan yang lainnya sebenarnya itu sama konsepnya, sama-sama berisi suatu informasi. Untuk menyamakan sebutan, kita sebut saja website yang ada di Internet itu tersusun dari kode-kode HTML (Hypertext Markup Language) yang sedemikian rupa sehingga membentuk suatu halaman website. Namun tidak hanya HTML saja yang menyusun suatu website, akan tetapi ada kode-kode (bahasa) lainnya yang juga ikut serta dalam pembentukan suatu website.

Kode-kode yang menyusun terbentuknya suatu website di Internet ada 2 macam yaitu:
  • Client Side Scripting
  • Server Side Scripting

Sudah tahu dengan kedua istilah di atas?

Client Side Scripting merupakan bahasa / kode-kode / script yang akan di eksekusi pada sisi klien atau tepatnya web browser yang kita gunakan saat mengakses internet. Kode-kode ini konsepnya adalah bekerja pada tampilan, bukan sistemnya. Kalau di ibaratkan sebagai mobil, Client Side Scripting ada pada pembuatan body, bukan mesinnya. Nah, ciri-ciri script ini adalah bisa dilihat dengan mudah, kita sebagai klien bisa copas (copy-paste) script ini dengan mudah. Contoh script ini antara lain HTML, Javascript, CSS, dll.

Sedangkan Server Side Scripting merupakan script yang akan di eksekusi di sisi server. Kalau Client Side Scripting diibaratkan sebagai body dari mobil, tapi kalau Server side scripting di ibaratkan sebagai mesinnya. Script ini tidak bisa dilihat pada sisi klien, sangat berbeda dengan Client Side Scripting yang bisa dengan mudah dilihat dan copas. Contoh script ini antara lain seperti PHP, ASP, CGI, JSP, dll.

Nah, sudah sedikit tahu kan bagaimana website itu terbuat? :)

Ada juga istilah website statis dan website dinamis, website statis itu kontennya bersifat statis atau tidak berubah-ubah, sedangkan yang dinamis itu kontennya akan terus berubah atau terupdate. Website statis ini kebanyakan hanya tersusun dari Client Side Scripting saja, sedangkan website dinamis juga tersusun dari Server Side Scripting.

Lalu bagaimana dengan Blog, CMS, dll? Bahasan ini akan saya bahas di postingan selanjutnya ya… :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar